Di sebuah kota kecil di Eropa, seorang pria bernama Lukas hobi bermain judi daring di waktu senggangnya. Seiring waktu, ia mulai merasakan dampak negatif dari kegiatannya ini terhadap keuangan pribadinya. Situasi serupa juga terjadi di berbagai belahan benua Eropa, mendorong terciptanya standar baru untuk mengidentifikasi dan menangani bahaya yang ditimbulkan oleh keterlibatan berlebihan dalam risiko perjudian.
Baru-baru ini, Asosiasi Permainan dan Taruhan Eropa (EGBA) dengan hangat menyambut pengumuman standar baru dari Eropa yang bertujuan untuk menanggulangi masalah perjudian. Standar ini berupaya menyeragamkan langkah-langkah perlindungan konsumen di seluruh wilayah Uni Eropa demi memberikan pengalaman berjudi yang lebih aman.
Standar Baru dari Komite Standarisasi Eropa
Pada akhir Mei, lembaga standarisasi nasional yang termasuk dalam Komite Standarisasi Eropa (CEN) meluncurkan pedoman baru yang berlaku luas terkait indikasi bahaya dalam aktivitas perjudian. Standar ini bertujuan untuk memperkuat perlindungan konsumen dengan menetapkan sembilan indikator utama yang mengisyaratkan bahwa aktivitas perjudian berpotensi berisiko. Beberapa indikator tersebut meliputi:
- Peningkatan jumlah atau frekuensi taruhan
- Kecepatan dalam bermain atau intensitas permainan
- Frekuensi atau jumlah setoran, termasuk yang gagal
- Pencairan dana dan pembatalan pencairan
- Kontak yang diinisiasi pemain sendiri
- Lama sesi perjudian atau bermain pada jam-jam tertentu
- Pemakaian berbagai produk perjudian
- Kerugian bersih atau pola kerugian dari waktu ke waktu
- Pembaruan alat keamanan seperti batasan dan pengecualian diri
Standar ini menggarisbawahi bahwa taruhan besar, kerugian berkelanjutan, permainan berkepanjangan, serta perubahan alat keamanan, merupakan indikator kuat dari perilaku berisiko.
Dukungan Penuh dari EGBA
EGBA menyambut positif penerbitan standar ini, menegaskan bahwa anggota-anggotanya berkomitmen untuk menyelaraskan kebijakan perlindungan mereka dengan standar tersebut. Meski tujuan awal standar ini adalah memberikan baseline untuk mendeteksi perilaku perjudian yang bermasalah, EGBA menyatakan bahwa banyak anggotanya telah memantau sembilan indikator tersebut. Ada komitmen kuat untuk menyelaraskan operasi di seluruh Eropa, dan inisiatif ini awalnya diusulkan oleh EGBA pada tahun 2022.
"Penerbitan standar ini menjadi tonggak penting dalam melindungi pemain di Eropa," ujar Maarten Haijer, Sekretaris Jenderal EGBA. "Dengan semakin banyaknya operator yang mengadopsi standar ini, perlindungan terhadap pemain akan meningkat secara signifikan."
Anggota kami telah berada di garda depan dalam penerapan standar ini—mereka telah mengimplementasikan banyak aspek dari standar ini dan berkomitmen untuk menyelaraskan operasi mereka di seluruh Eropa. Kami mendorong operator lain untuk mengadopsi standar ini demi meningkatkan tingkat perlindungan pemain di seluruh benua.